JAKARTA - Wah, ternyata penyanyi pop internasional Carly Rae Jepsen (27) kagum dengan musikalitas band Noah loh! Dia sampaikan hal itu kepada media saat jumpa pers untuk konsernya di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, malam ini.
Jebolan Canadian Idol 2007 yang mempopulerkan single "Call Me Mabe" itu terpikat dengan penampilan Ariel (vokal), Lukman (gitar), Ukie (Bass), David (keyboard), dan Reza (drum) karena merepresentasikan musik Indonesia yang bagus.
"Musik di Indonesia bagus-bagus, favoritku sejauh ini untuk band Indonesia adalah band Noah," katanya di Hotel Mandarin, Jakarta, Senin (27/05/2013).
Carly merasa kekuatan lagu Noah mampu menyihir para penggemarnya terdengar easy listening dan mudah dicerna.
Carly sendiri sempat melihat penampilan Noah saat tampil di sebuah acara di Jakarta Convention Center, kemarin.
"Saya enggak terlalu jelas melihatnya. tapi saya suka bandnya," katanya.
Bagi penggemar yang ini menonton aksi Carly di Tennis Indoor, harus menebus tiket masuk yang dihargai Rp700 ribu hingga Rp1,25 juta.
Tampilkan postingan dengan label MUSIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MUSIK. Tampilkan semua postingan
Senin, 27 Mei 2013
Sabtu, 25 Mei 2013
Burgerkill Dikontrak Label Australia
JAKARTA - Band asal Ujung Berung, Bandung, beraliran death metal, Burgerkill pernah duet dengan Fadly vokalis band Padi di salah satu singlenya yang berjudul �Tiga Titik Hitam�.
Dedengkot band metal yang berdiri pada 1995 ini juga pernah sepanggung dengan band metal asing, yakni The Black Dahlia Murder, As I Lay Dying, dan Himsa.
Burgerkill juga telah membubuhkan kontrak dengan label Australia, Xenophobic Records untuk perilisan album keempat bertajuk Venemous pada Selasa, 28 Juni 2011. Di Indonesia Venomousdirilis oleh Revolt Music Ent dan Demajors.
Venomous berisi 10 lagu baru bersama vokalis Vicky yang menggantikan vokalis awal, Ivan Scumbag yang meninggal pada 2006.
Sejauh ini, pergerakan band Burgerkill untuk go international memang tidak pernah ada sedikitpun campur tangan dari pihak pemerintah, dengan basis massa yang kuat mereka bisa tetap eksis dan menunjukkan taringnya di dunia underground.
Pada 23 Januari lalu BK adakan press screening film dokumenter yang mengisahkan perjalanan band BK berjudul We Will Bleed The Movie.Resminya, band yang diawaki Ebenz (gitar), Andris (drum), Agung (gitar), Ramdan (bass) dan Vicky (vokal) akan diluncurkan dalam bentuk DVD pada 2 Februari 2013 mendatang dengan harga Rp75 ribu per keping.
Dedengkot band metal yang berdiri pada 1995 ini juga pernah sepanggung dengan band metal asing, yakni The Black Dahlia Murder, As I Lay Dying, dan Himsa.
Burgerkill juga telah membubuhkan kontrak dengan label Australia, Xenophobic Records untuk perilisan album keempat bertajuk Venemous pada Selasa, 28 Juni 2011. Di Indonesia Venomousdirilis oleh Revolt Music Ent dan Demajors.
Venomous berisi 10 lagu baru bersama vokalis Vicky yang menggantikan vokalis awal, Ivan Scumbag yang meninggal pada 2006.
Sejauh ini, pergerakan band Burgerkill untuk go international memang tidak pernah ada sedikitpun campur tangan dari pihak pemerintah, dengan basis massa yang kuat mereka bisa tetap eksis dan menunjukkan taringnya di dunia underground.
Pada 23 Januari lalu BK adakan press screening film dokumenter yang mengisahkan perjalanan band BK berjudul We Will Bleed The Movie.Resminya, band yang diawaki Ebenz (gitar), Andris (drum), Agung (gitar), Ramdan (bass) dan Vicky (vokal) akan diluncurkan dalam bentuk DVD pada 2 Februari 2013 mendatang dengan harga Rp75 ribu per keping.
Lady Gaga Manggung Sambil Hisap Ganja
JAKARTA - Lady Gaga termasuk penyanyi bergaya nyentrik. Betapa tidak, saat menggelar konser di Amsterdam, beberapa waktu lalu, dia secara terang-terangan menghisap ganja di atas panggung.
Beruntung, hal tersebut tidak menjadi masalah baginya. Pasalnya, di negeri kincir angin tersebut ganja memang dilegalkan.
"Saya ingin Anda tahu itu (ganja) telah benar-benar mengubah hidup saya, dan saya benar-benar mengurangi minum. Ini menjadi pengalaman spiritual bagi saya dengan musik saya," kata Gaga, seperti dikutip The Sun.
Pemilik nama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta ini menjadi artis kesekian yang mengaku mengonsumsi narkoba.
Pelantun "Bad Romance" itu sebenarnya hampir datang ke Jakarta untuk melakukan konser, beberapa waktu lalu. Namun konsernya dibatalkan karena banyaknya protes yang masuk dari berbagai pihak.
Beruntung, hal tersebut tidak menjadi masalah baginya. Pasalnya, di negeri kincir angin tersebut ganja memang dilegalkan.
"Saya ingin Anda tahu itu (ganja) telah benar-benar mengubah hidup saya, dan saya benar-benar mengurangi minum. Ini menjadi pengalaman spiritual bagi saya dengan musik saya," kata Gaga, seperti dikutip The Sun.
Pemilik nama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta ini menjadi artis kesekian yang mengaku mengonsumsi narkoba.
Pelantun "Bad Romance" itu sebenarnya hampir datang ke Jakarta untuk melakukan konser, beberapa waktu lalu. Namun konsernya dibatalkan karena banyaknya protes yang masuk dari berbagai pihak.
Musisi Luar Konser di Indonesia karena Twitter
JEJARINGsosial saat ini punya pengaruh besar, bahkan pengaruhnya sudah seperti "agama" saja. Apalagi teknologi yang sangat maju memudahkan masyarakat untuk berinteraksi di dunia maya di mana pun berada dan kapan saja.
Contohnya saja media Twitter yang sekarang jadi momok para penguasa otoriter di berbagai dunia. Bagaimana Twitter bisa sekejap saja merubah geopolitik dalam negeri seperti yang terjadi di Tunisia hingga menumbangkan penguasa Ben Ali hingga merembet ke revolusi Mesir.
Pemerintah China dan Korea Utara pun takut dengan pengaruh Twitter yang begitu kuat hingga melakukan sensor habis-habisan.
Twitter juga positif untuk meraup opini masyarakat di dunia hiburan khususnya industri musik. Kicauan masyarakat bisa jadi parameter siapa artis yang paling diinginkan menggelar konser.
Band asal Inggris, Blur salah satunya band yang diinginkan warga Twitter akhirnya didatangkan juga ke Indonsia. Karena punya fanbase cukup kuat di Indonesia, pelantun "Song 2" itu lebih memilih Indonesia dibandingkan Filipina.
Band yang diawaki oleh Damon Albarn (vokal, keyboard), Graham Coxon (vokal, gitar), Alex James (bas), dan Dave Rowntree (drum) tentu memilih Indonesia, dikarenakan jumlah permintaan dan fanbase yang lebih besar dari negara lain di Asia Tenggara.
Blur akan konser di sini dalam pesta musik Big Sound Festival yang digelar di Lapangan D Senayan, Jakarta, pada 15 Mei 2013 mendatang.
Kedatangan Blur memang sangat ditunggu penggemarnya di Indonesia terutama para pengguna Twitter.
"Masih nungguin band ini dateng ke Indonesia. abis itu kiamat deh gpp. #Blur pic.twitter.com/REn2YetL" Tweet @mamitonio.
Sampai saat ini, Blur sudah mengoleksi tujuh album, yakni Leisure (1991), Modern Life Is Rubbish(1993), Parklife (1994), The Great Escape (1995), Blur (1997), 13 (1999), dan Think Tank (2003).
Contohnya saja media Twitter yang sekarang jadi momok para penguasa otoriter di berbagai dunia. Bagaimana Twitter bisa sekejap saja merubah geopolitik dalam negeri seperti yang terjadi di Tunisia hingga menumbangkan penguasa Ben Ali hingga merembet ke revolusi Mesir.
Pemerintah China dan Korea Utara pun takut dengan pengaruh Twitter yang begitu kuat hingga melakukan sensor habis-habisan.
Twitter juga positif untuk meraup opini masyarakat di dunia hiburan khususnya industri musik. Kicauan masyarakat bisa jadi parameter siapa artis yang paling diinginkan menggelar konser.
Band asal Inggris, Blur salah satunya band yang diinginkan warga Twitter akhirnya didatangkan juga ke Indonsia. Karena punya fanbase cukup kuat di Indonesia, pelantun "Song 2" itu lebih memilih Indonesia dibandingkan Filipina.
Band yang diawaki oleh Damon Albarn (vokal, keyboard), Graham Coxon (vokal, gitar), Alex James (bas), dan Dave Rowntree (drum) tentu memilih Indonesia, dikarenakan jumlah permintaan dan fanbase yang lebih besar dari negara lain di Asia Tenggara.
Blur akan konser di sini dalam pesta musik Big Sound Festival yang digelar di Lapangan D Senayan, Jakarta, pada 15 Mei 2013 mendatang.
Kedatangan Blur memang sangat ditunggu penggemarnya di Indonesia terutama para pengguna Twitter.
"Masih nungguin band ini dateng ke Indonesia. abis itu kiamat deh gpp. #Blur pic.twitter.com/REn2YetL" Tweet @mamitonio.
Sampai saat ini, Blur sudah mengoleksi tujuh album, yakni Leisure (1991), Modern Life Is Rubbish(1993), Parklife (1994), The Great Escape (1995), Blur (1997), 13 (1999), dan Think Tank (2003).
Langganan:
Postingan (Atom)



